Desa Tambirejo
Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan
REFRESHING PEJUANG KESEHATAN DESA TAMBIREJO
Tambirejo-Grobogan (13-10-2026), jam baru menunjukan pukul 06.00 WIB, namun di halaman parkir GOR Tambirejo Jaya Desa Tambirejo telah puluhan motor yang parkir, ternyata yang parkir adalah motor para pejuang kesehatan Desa Tambirejo yaitu para kader posyandu/ kesehatan . Kurang lebih 50 (lima puluh ) orang kader pada pagi ini berkumpul di GOR Tambirejo Jaya untuk melaksanakan kegiatan refreshing kader.
Pada tahun 2026 kegiatan refreshing (penyegaran) kader diawali dengan mengadakan senam sehat bersama di GOR Tambirejo Jaya, sedangkan acara inti di laksanakan di balai Desa Tambirejo. Bidan Desa Tambirejo Tri Yatmi, S. Keb. yang mengomandani acara ini dibantu bidan desa Susi Nurkhayati dan perawat desa Endang Susilowati. Adapun undangan lainnya yang hadir adalah Kepala Desa Tambirejo Yakub Raras Puspitanianto, S.Sos, Ketua FKD Desa Tambirejo Sarah, SE dan narasumber dari Puskesmas Toroh 1. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bidan Desa Susi Nurkhayati, S.Keb.
“Kami sampaikan banyak terima kasih kepada Ibu-Ibu Kader Kesehatan Desa Tambirejo, yang selama ini telah membantu Pemerintah Desa Tambirejo untuk melaksanakan tugas dalam bidang kesehatan, tanpa bantuan Panjenengan semua kami tentunya tak akan mampu melaksanakan tugas- tugas tersebut. Dan kami selama ini juga selalu melibatkan kader kesehatan untuk merencanakan dan melaksanakan kegiatan bidang kesehatan, mulai dari perencanaan program, penetapan besarnya alokasi dana yang dibutuhkan, sampai pelaksanaan kegiatan di lapangan semuanya tak terlepas dari Panjenengan ” ujar Aan sapaan akrab Kepala Desa Tambirejo dalam sambutannya.
Dari narasember Ibu Purwanti, ahli gizi dari Pusekesmas Toroh 1 menyampaikan materi kesehatan mengenai gizi balita untuk anak dan ibu hamil dan menyusui dengan materi sbb :
- Gizi untuk Ibu Hamil
Fokus utama gizi ibu hamil adalah memenuhi kebutuhan pertumbuhan janin serta menjaga cadangan energi ibu tanpa harus "makan dua kali lipat, melainkan makan dua kali lebih bergizi
- Kebutuhan Energi & Makronutrien:
- Tambahan energi sekitar +180 kkal (Trimester I) dan +300 s.d. +330 kkal (Trimester II dan III).
- Protein minimal 60 gram/hari (dari sumber hewani seperti telur, ikan, ayam, daging).
- Karbohidrat kompleks (nasi, ubi, kentang, jagung).
- Mikronutrien Penting:
- Zat Besi (Fe) & Asam Folat: Untuk mencegah anemia (wajib rutin konsumsi tablet tambah darah/TTD).
- Kalsium & Vitamin D: Untuk pembentukan tulang janin (susu pasteurisasi/UHT, keju aman).
- Iodium, Seng (Zinc), dan Vitamin B12: Penting untuk perkembangan otak.
- Prinsip Isi Piringku Ibu Hamil: Setengah piring berisi sayur dan buah, setengahnya lagi berisi makanan pokok dan lauk-pauk (utamakan protein hewani). Hindari daging/ikan setengah matang, susu mentah, serta batasi makanan ultra-proses.
- Gizi untuk Ibu Menyusui (Busui)
Ibu menyusui memerlukan asupan lebih tinggi dibandingkan saat hamil karena harus memproduksi Air Susu Ibu (ASI)
- Kebutuhan Energi & Cairan:
- Tambahan energi sekitar +330 s.d. +500–700 kkal per hari.
- Tambahan protein (+20 gram pada 6 bulan pertama, +15 gram pada 6 bulan kedua).
- Tambahan cairan sekitar 8 hingga 12 gelas (atau +800 ml) air putih per hari untuk kelancaran produksi ASI
- Makanan Pendukung ASI (Laktagogum):
- Perbanyak sayuran hijau seperti daun katuk, bayam, brokoli.
- Sumber asam lemak Omega-3 (ikan salmon, telur) dan karbohidrat utuh (nasi merah, gandum).
- Batasan: Kurangi konsumsi gula, garam berlebih, lemak jenuh, serta kafein (kopi/teh) yang berlebihan.
- Gizi untuk Anak Balita
Gizi balita dibagi menjadi dua fase besar: bayi usia 0–6 bulan dan anak usia 6–24 bulan ke atas.
- Usia 0–6 Bulan (ASI Eksklusif):
- Hanya diberikan ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman apa pun.
- Lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah lahir.
- Usia 6–24 Bulan (MP-ASI / Makanan Pendamping ASI):
- Mulai usia 6 bulan: ASI tetap diteruskan, ditambah MP-ASI secara bertahap dalam hal tekstur, frekuensi, dan porsi.
- Kandungan MP-ASI: Harus kaya protein hewani (telur, hati, ikan, ayam) setiap hari untuk mencegah stunting, dilengkapi karbohidrat, lemak sehat, serta sayur dan buah.
- Indikator Pertumbuhan Balita: Dipantau secara rutin di Posyandu menggunakan indikator: jenis kelamin, usia, berat badan, tinggi/panjang badan, dan lingkar kepala.
Kegiatan berakhir sampai pukul 12.30 WIB, semoga semuanya mendapatkan ridha Allah SWT, masyarakat Desa Tambirejo SEHAT DAN SEJAHTERA LAHIR BATIN, aamiin. (shp)


